Agen Poker Online - Anda pencinta buah durian? Sudah pernah mencoba durian lokal Kebumen? Kalau belum, sebaiknya Anda mencoba di 'Raja Buah' dari Kebumen ini.
Durian dari kawasan pesisir Kebumen punya rasa yang khas, manis bercampur gurih. Maka bicara soal kelezatannya, bolehlah durian lokal Kebumen ini diuji.
Durian dari kawasan pesisir Kebumen punya rasa yang khas, manis bercampur gurih. Maka bicara soal kelezatannya, bolehlah durian lokal Kebumen ini diuji.
"Tapi sayang hingga kini durian ini masih kalah tenar dibanding
durian Kaligesing Kabupaten Purworejo maupun Kaliwiro Kabupaten
Wonosobo," ungkap pengepul durian pesisir Kebumen, Syarif, di rumahnya
Desa/Kecamatan Petanahan Kebumen, Minggu (05/05/2019).
Penyebab belum tenarnya durian pesisir Kebumen menurut Syarif
karena pemasarannya hanya terbatas di beberapa kecamatan di Kebumen
saja, belum melebar ke luar Kebumen.
"Wilayah pemasarannya masih sangat terbatas sesuai jumlah produksinya
yang belum melimpah. Begitu kami petik dari kebun petani langsung habis
hari itu juga dibeli konsumen yang ada di Kebumen. Tak ada sisa untuk
dikirim ke luar Kebumen," ujar Syarif yang memiliki sebuah kios durian
di kota Kebumen.
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Syarif berpendapat bahwa kekhasan rasa durian pesisir Kebumen
disebabkan lokasi tumbuhnya di lahan berpasir dekat pantai. Seperti
kebun durian di Desa Surorejan Kecamatan Puring Kebumen, lokasinya
hanya berjarak sekitar 300 hingga 400 meter dari Pantai Surarejan.
"Mungkin karena lahannya berpasir dekat pantai, maka rasanya seperti bercita rasa gurihnya garam laut," ujar Syarif.
Selain di Puring, kebun durian pesisir Kebumen juga bisa
ditemukan di Mirit, Ambal, Buluspesantren, Klirong, Petanahan, Buayan
dan Ayah.
"Namun durian ini belum dibudidayakan secara intensif dan jumlah
tanaman di setiap kebunnya terbilang sedikit, maksimal hanya belasan
sampai 20 batang saja," ujar petani durian Desa Ambalresmi Kecamatan
Ambal, Sutarno, tentang penyebab belum tingginya produksi durian pesisir
Kebumen.
Selain itu, banyak petani yang hanya mewarisi tanaman durian dari
orang tua atau neneknya saja. Tak heran, banyak pohon durian tua yang
kian hari kian menurun produktifitasnya, namun belum dilakukan
peremajaan tanaman.
"Budidaya durian secara khusus belum diseriusi di sini, karena
lebih fokus mengelola sawah atau kebun palawija," jelas Sutarno yang
memiliki 12 batang pohon durian peninggalan orang tuanya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar