Mkvpoker Agen poker Idn - Menjadi perantau di negeri orang kerap membuat Dewi Tjahjadi rindu dengan kampung halamannya, Indonesia. Saat ini ia diketahui tengah menjadi diaspora Indonesia di Kota New York, Amerika Serikat.
Untuk menambah pemasukan, ia membuka sebuah toko yang menjajakan
bahan-bahan makanan khas Nusantara. Ide awalnya tidak terlepas dari
kerinduan Dewi bercengkerama dengan orang-orang Indonesia.
Dewi berpikir, jika membuka toko khusus Indonesia, maka akan
banyak orang Indonesia yang mengunjungi toko tersebut. Ia pun bisa
berbincang dengan mereka.
"Selain itu, saya juga kesulitan mencari toko yang menjual bahan
makanan Indonesia. Jadi 10 tahun lalu, saya putuskan untuk membuka Indo
Java. Karena saya pikir pasti orang-orang akan mulai berdatangan,"
tuturnya.
Pucuk dicinta ulam pun tiba. Harapan Dewi benar-benar terwujud.
Tak lama setelah Indo Java didirikan, banyak pelanggan asal Indonesia
yang menyambangi tokonya.
Melihat antusias mereka yang begitu besar, Dewi kembali mencari
ide baru untuk membuat tokonya menjadi lebih menarik perhatian. Ia pun
akhirnya memutuskan untuk menyulap toko menjadi sebuah restoran mungil
dengan suguhan makanan khas Nusantara.
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Restoran mungil itu ia sebut dengan istilah "Warung Selasa". Nama
tersebut diambil karena Dewi hanya membuka restoran pada hari Selasa
saja.
Bicara soal menu yang ditawarkan, setiap minggu Dewi selalu
menyuguhkan hidangan berbeda. Mulai dari olahan gudeg, mi bakso, rendang
ayam, dan masih banyak lagi.
Seluruh makanan khas Indonesia dimasak
di sebuah dapur kecil yang ia beri nama 'love kitchen'. Ini karena
dapur yang ada di toko miliknya hanya mampu menampung dua orang dalam
satu waktu.
Tidak hanya itu, restoran ini juga hanya menyediakan 1 meja makan
saja. Alhasil, para pengunjung yang ingin mencicipi masakan Dewi harus
rela mengantre.
Uniknya, seluruh masakan di Warung Selasa merupakan hasil kreasi Dewi
sendiri. Ia mengaku mempelajari teknik memasak dari sang ibunda
tercinta. Nah, berbeda dengan restoran kebanyakan, Dewi justru lebih
senang mengantarkan langsung hasil masakannya kepada para pengunjung.
"Chef profesional itu lebih sering 'bersembunyi' di dapur. Kalau
saya lebih suka berbicara dengan kostumer sehingga kami bisa bertukar
cerita. Mereka selalu mengatakan, 'minggu depan saya harus datang
lagi'," tukas Dewi dengan senyuman yang merekah di wajahnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar