Mkv Poker - Anak down syndrome rupanya punya bakat terpendam di dunia masak. Buktinya mereka sangat antusias saat mengikuti lomba masak.
Sebanyak 50 anak disabilitas dan down syndrome
dari Special Olympics Indonesia ikut masak bareng Oxone. Suasana
station jadi riuh, namun tetap rapi. Serunya lagi mereka masak
didampingi Chef Desy Trisnawati dan Karenina Sunny.
Menu masakan yang dipilih pun mudah, mereka diajak mengolah bento
ayam teriyaki dan telur dadar. Mereka sangat mendengar arahan chef
selama memasak.
Dengan sikap khasnya, saat memasak mereka sangat ceria. Rasa percaya dirinya pun tinggi, sehingga patut diapresiasi.
Perwakilan Oxone Yennie Kusuma mengatakan, walau hidup dengan
keterbatasan, saat diajari memasak ternyata anak-anak down syndrome ini
paham. Karenanya, mereka diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi dunia
masak, bersenang-senang, serta bisa berkenalan satu sama lain.
"Selama setahun belakangan, kita dapat kesempatan untuk lebih
dekat dengan anak down syndrome. Kami bisa belajar lebih dalam mengenal
sifat mereka. Sementara orang lain, mikirnya mereka tidak bisa apa-apa.
Makanya kami berikan keterampilan agar lebih menjadi independen," ucap
Yenny di sela acara Special Family Day di Universitas Tarumanegara,
Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (31/8/2019).
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Yenny menambahkan, potensi anak disabilitas saat memasak atau
baking ini lumayan besar. Di luar acara, anak-anak ini juga memberikan
pelatihan memasak.
Dari beberapa anak down syndrome, potensi memasak atau baking terlihat menonjol. Hal ini tentu tidak dapat disia-siakan karena mereka sangat berbakat.
"Kami juga sebulan dua kali berikan pelatihan untuk masak dan baking.
Mereka diajarkan sesuai kemampuan mereka. Tentunya dengan pelatihan
ini mereka bisa open order kepada orang lain," bebernya.
Model Karenina Sunny pun turut senang bisa mengajari anak-anak
disabilitas memasak. Walau harus dengan cara berbeda, dengan sabar Miss
Indonesia 2009 ini membimbing anak-anak disabilitas.
"Masak bareng anak down syndrome pengalaman pertama saya. Senang dan
seru saat mengajari mereka masak. Pas dikasih tahu langkah memasaknya,
mereka paham ya. Walau harus disampaikan secara detail," ucapnya.
Dia pun mengapresiasi antusiasme anak-anak disabilitas dalam
memasak. Karenina menilai hasil masakannya tak kalah enak dari chef
handal.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar