Mkvpoker - MENYANTAP makanan tradisional di suatu daerah bisa menjadi salah satu pengalaman yang menyenangkan. Terlebih bagi mereka yang senang wisata kuliner dan doyan mencicipi beraneka ragam makanan. Tak jarang rasa makanan yang mungkin berbeda dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari memberikan kesan tersendiri.
Apabila Anda berkunjung ke Taiwan, cobalah mampir ke Kota Taitung. Di sana ada sebuah restoran yang menyajikan makanan tradisional dari suku Aborigin. Restoran tersebut bernama Mibanai (米巴奈山地美食坊).
Berlokasi di Chuanguang Road No. 470, Taitung City, Taitung County, restoran ini cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan yang penasaran dengan rasa makanan tradisional. Satu hal yang perlu menjadi catatan, suku Aborigin di Taitung berbeda dengan suku Aborigin yang ada di Australia. Dengan demikian, menu makanan yang disajikan juga berbeda.
Apabila Anda berkunjung ke Taiwan, cobalah mampir ke Kota Taitung. Di sana ada sebuah restoran yang menyajikan makanan tradisional dari suku Aborigin. Restoran tersebut bernama Mibanai (米巴奈山地美食坊).
Berlokasi di Chuanguang Road No. 470, Taitung City, Taitung County, restoran ini cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan yang penasaran dengan rasa makanan tradisional. Satu hal yang perlu menjadi catatan, suku Aborigin di Taitung berbeda dengan suku Aborigin yang ada di Australia. Dengan demikian, menu makanan yang disajikan juga berbeda.

Belum lama ini Okezone bersama rombongan Taiwan Familiaritazion Tour
for Indonesian KOL & Media mendapatkan kesempatan untuk makan di
sana. Sesampainya di restauran, dari luar terlihat arsitektur yang unik.
Begitu masuk, ada yang tak kalah menarik yaitu para pramusaji yang
mengenakan pakaian tradisional.
Dari sisi desain interior tidak ada sesuatu yang spesial. Dinding
dan keramiknya tampak seperti restoran biasa. Hanya saja meja dan
kursinya disusun dengan konsep round table yang bisa menampung hingga 12
orang.
Ada beberapa pilihan makanan tradisional
Taiwan di di restoran ini. Semuanya disajikan dalam bentuk set menu
dimana beberapa makanan disajikan secara bergantian. Makanan pertama
yang datang adalah makanan berkuah gānzhè xin yang merupakan olahan tebu
dimasak dengan jamur, daun bawang, bawang putih, dan cabai. Rasa
kuahnya cukup gurih dan didominasi oleh bawang putih.
Selanjutnya ada shān jiāng ròu atau daging rusa gunung yang dimasak
dengan cara ditumis, hampir mirip seperti teriyaki. Dalam tumisan ada
bahan lain berupa daun bawang, cabai, dan tebu muda. Tekstur dagingnya
terbilang empuk dan rasanya meresap hingga ke dalam.
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Menu yang tak kalah enak adalah nǎi kǎo yóuyú atau cumi panggang
susu. Cumi disajikan dengan bentuk melebar. Cita rasanya manis dan
tingkat kekenyalannya pas.

Kemudian ada bīnláng huā atau bunga pinang yang mirip dengan salad.
Bedanya makanan ini berkuah walaupun hanya sedikit dan diberikan
tambahan sayur hijau. Tekstur makanan ini crunchy sehingga memberikan
sensasi tersendiri di mulut.
Untuk makanan berkuah yang sebenarnya ada shūcài tāng dan hóng
dòufu. Shūcài tāng adalah sup sayuran yang terdiri dari banyak bahan
seperti bunga pinang, jagung muda, potongan tahu putih, ubi, jamur,
tomat, dan sawi. Untuk memakannya, tamu harus lebih dahulu merebus
bahan sendiri dengan kuah bercita rasa gurih yang khas di lidah.
Sedangkan hóng dòufu bisa disebut sebagai sup tahu. Namun yang
membedakan adalah kuahnya yang berwarna merah. Tahu di sup ini
teksturnya sangat lembut. Tekstur kuahnya pun cukup kental namun cita
rasanya kurang berasa di lidah.
Makanan berwarna merah selanjutnya adalah kǎo tu jī atau ayam kampung
panggang. Makanan ini disajikan dengan kuah khusus yang rasanya
sedikit menyengat tapi masih diterima lidah. Ada pula beberapa menu
lain seperti sayuran hijau liar seperti bayam, nasi ketan campur ubi,
manisan bunga rosella, dan irisan timun yang disiram kuah serta
ditaburi kacang almond.
Sebagai Informasi tambahan, menu makanan tradisional di restoran ini
bisa dikonsumsi oleh umat Muslim karena halal. Bila kurang yakin bisa
menanyakannya kepada pihak restoran atau informasikan jika memilih set
menu yang tidak mengandung pork. Di restoran ini pengunjung yang
hendak salat juga disiapkan tempat walaupun belum begitu memadai.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar